Begini Cara Penularan Penyakit Hepatitis

Saat dinyatakan mengalami HbsAg Positif, tentu ada rasa kecewa yang mengembun di hati. Tentu saja penyakit hepatitis ini bukan hal yang mudah untuk di jalani, apalagi sudah banyak kasus meninggal yang terjadi akibat hepatitis kronik yang tidak terselamatkan. Apa itu hepatitis? penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus berbahaya yang menyerang organ hati, bahkan bisa merembet ke organ lainnya.

Hepatitis juga bukan penyakit yang mudah dijalani, berbeda dengan kelainan lainnya, penyakit ini cukup sulit untuk di jinakkan. Bahkan bisa terus berkembang meronta pada stadium selanjutnya. Yap, penyakit hepatitis dibagi menjadi beberapa fase/tingkat keparahan yang berbea-beda yakni : hepatitis A,B, C, D hingga E. Semakin tinggi tingkat keparahannya, maka semakin sulit pula untuk diobati,

Pada saat fase hepatitis A, mungkin gejalanya tidak terlalu kentara, bahkan peluang untuk sembuh total sangat besar sekali, asalkan peka dengan gejala awal dan segera mengoptimalkan proses penyembuhan sebaik mungkin. Saat dinyatakan HbsAg Positif menurut hasil lab, dan melaju tingkat parah menjadi hepatitis B, maka disinilah ujiannya, anda harus bisa mempertahankan tubuh agar virus tidak menyebar dan semakin mengacaukan organ di dalamnya.

Menurut riset Dr.Rino Alvani Gani, Sp.Pd-KGEH, hepatitis B merupakan jenis yang paling banyak di derita di Indonesia, pasalnya memang semua jenis hepatitis itu berbahaya, namun karena penderitanya yang mem bludak ini, maka dipastikan peringkat hepatitis B di Indonesia akan terus meningkat setiap harinya.

Kenapa? karena penyakit hepatitis, bisa mudah menular dan membuat banyak orang sehat terindikasi penyakit yang serupa (hepatitis B) Selain berjuang untuk Mengubah HbsAg Menjadi Negatif, para penderita pun harus dirawat melalui penjagaan yang ketat agar tidak menular pada orang sekitar.

Begini Cara Penularan Penyakit Hepatitis

Tak hanya penyakit HIV atau TBC saja yang bisa menular dengan picik tanpa kesadaran diri, hepatitis yang menjadi salah satu penyakit kronik ini pun bisa menular oleh sebab sebab yang tidak kita sadari. Menurut ahli medis, Hepatitis bisa menular melalui : cairan ludah, sperma, darah, melalui perantara jarum suntik, alat cukur, hingga hubungan seksual, mungkir terdengar klise dan hampir sama penularannya seperti deretan ”Penyakit IMS”

Namun perlu digaris bawahi disini, jiga satu satunya jalan penularan hepatitis tak melulu soal jarum suntik narkoba atau hubungan seksual yang tidak ada legalitas. Bagaimana dengan alat cukur? atau anda sedang donor darah? semuanya sangat berpotensi dan anda musti hati hati dalam membentengi hal ini. Bahkan air ludah pun, nyatanya bisa membawa malapetaka yang membuat orang sehat di sekitar mengidap penyakit yang sama.

Jika anda sodara atau orang rumah yang terkena hepatitis, pastikan segala pengobatannya lebih paripurna. Dari mulai menjaga kebersihan, makanannya, sampai tempat tempat makannya pastikan terpisah, karena kita tidak tau apakah bakteri itu menempel atau tidak, sebab virus adalah bagian terkecil yang tak bisa kita lihat secara kasat mata. Dan yang terakhir, gunakan masker wajah dan sarung tangan saat membantu pengobatan si penderita, untuk menghindari dari terkontaminasinya virus di tubuh.